Obrolan Dengan Pelatih Kriket

Salah satu hal yang saya sukai dari taksi/ojek daring adalah keberagaman latar belakang pengemudinya. Saya pernah menuliskan kisahnya di sini. Dan beberapa waktu yang lalu, saya bertemu pengemudi taksi online dengan latar belakang yang berbeda dengan sebelumnya.

Saat menerima notifikasi nama pengemudi yang akan menjemput dari layanan daring, terlihat namanya cukup asing. Sepintas namanya mirip dengan nama warga asal Asia Selatan, seperti Pakistan dan Afganistan. Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya datang juga.

Taksi pun segera beranjak menuju tujuan yang saya informasikan. Penasaran dengan raut wajah dan gaya bicara yang belum terlalu fasih, saya pun mengajak beliau ini berbincang-bincang. Ternyata beliau berasal dari Pakistan dan sudah 12 tahun tinggal di Indonesia. Istrinya orang Indonesia. Di Indonesia, beliau bekerja sebagai pelatih tim kriket di beberapa sekolah di Jawa Barat.

Awal kedatangan di Indonesia hanya untuk berwisata, tetapi saat melihat antusiasme terhadap kriket dan masih minimnya sosialisasi olahraga ini di Indonesia, akhirnya dia memutuskan untuk tinggal di Indonesia. Menghubungi berbagai pihak di dalam maupun luar negeri terutama untuk urusan sponsor kegiatan dan perlombaan. Tidak jarang, kantong sendiri pun harus dirogoh untuk menambal kekurangan dana yang diperlukan.

Bertahun-tahun hal tersebut dilakukan, hasil baik pun mulai terlihat. Banyak sekolah yang mulai tertarik membentuk tim kriket di sekolah bahkan sebagian menjadi tim inti kriket propinsi Jabar dalam PON yang lalu.

Semoga perkembangan tim kriket semakin menggembirakan, lumayan menjadi penyumbang medali di ajang olahraga tingkat internasional nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *